Aliando Mendukung Pemerintah Mendorong Aplikator Memegang Ijin Penyelenggaraan Transportas

Siaran pers Aliando.

 

Salam *ALIANDO*

Aliando mendukung pemerintah mendorong Aplikator memegang Ijin penyelenggaraan transportasi agar hubungan antara mitra/driver online dengan Aplikator menjadi jelas di mata hukum.

Poin poin kemitraan sejajar dan kemandirian driver online dengan aplikator dapat diperjuangkan untuk mencapai kesejahteraan driver online diatur didalam regulasi keprofesian yang pro terhadap pelaku usaha mikro dan kecil. Profesi yang terbebas dari SIM A Umum, KEUR, Kuota dan batas wilayah.

Bahwa perjuangan tidak berhenti sampai disini, itu sudah pasti. Tapi yang kita pastikan hubungan mitra yang selama ini tidak jelas di mata hukum karena teman teman bergerak di ranah sektor transportasi sedangkan Aplikator selalu “berlindung” di dalam aturan KOMINFO yang sanksi nya hanya rekomendasi.

Makanya kemarin kita selalu bilang, PM108 banci karena hanya mengatur dengan memberatkan kepada rekan rekan driver online. Sedangkan untuk perusahaan aplikasi PM108 hanya memberikan rekomendasi.

Bagaimana kita mau menegaskan atau menuntut hal hal terkait kesejahteraan bila partner dari Mitra pengemudi nya tidak mau menjalankan regulasi yang sama yang disasar pemerintah kepada teman teman driver online?
Setelah didorong menjadi perusahaan transportasi yang kalang kabut malah ORGANDA, transportasi online kemarin tidak berada dalam regulasi atau “lapangan main” yang sama saja dengan ORGANDA, mereka sudah kewalahan. Dan masih banyak poin yang bisa kita tekan kepada pemerintah dan Aplikator, seperti Kitab Undang undang Hukum Dagang (KUHD) tentang monopoli, konspirasi (kartel) dll.

Contohnya dengan mendorong aplikator menjadi perusahaan transportasi maka Bluebird (konvensional) tidak bisa bekerja sama lagi dengan Gocar, karena “lapangan main” nya sama🙏.

Poin ideal, bahwa transportasi online tidak dibawah Kementerian Perhubungan itu tetap menjadi cita-cita kita bersama, namun ketika dihadapkan pada realita situasi saat ini dimana “waktu” menjadi musuh utama driver individu (karena mereka tidak ada penghasilan lain) maka sewajarnya kita mengambil strategi untuk memilih jalan terpendek mempertahankan kemandirian.

Yakni mendorong Aplikator menjadi perusahaan transportasi melalui perubahan permen 108 terkait ASK.

Apakah dengan itu driver akan jadi karyawan?
Jelas enggak bro…itu logika yang jauh dari akal sehat. Skema pengangkatan karyawan jelas pilihan yang paling berat dilakukan Aplikator.
PT. Blue Bird saja yang sudah besar dari awal berdiri sampai saat ini status pengemudinya adalah mitra karena berbagi hasil dengan cara komisi penghasilan. Karyawan atau mitra itu pembedanya adalah formulasi pendapatan driver online.

Jika dalam bentuk gaji ya dia jadi karyawan tapi bila dengan pembagian keuntungan ya dia mitra.
Kita termasuk kedalam *Mitra* karena berbagi keuntungan.

Kalau Aplikator memilih jalan menjadi perusahaan transportasi tidak berarti mereka harus merubah bisnis modelnya. Kalau merubah bisnis model *dipastikan* pemain lama seperti Blue Bird yang akan menang.
Ini bunuh diri buat Aplikator.

Jadi secara bisnis model maka Aplikator pasti akan tetap mempertahankan kemitraan sebagai solusi permanen.

*ALIANDO*
Aliansi Nasional Driver Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *