Disparitas Klaim & Fakta Pemerintah

Humas Garda Pas Denny Arisman.

 

 

Disparitas Klaim & Fakta Pemerintah.

Jakarta.  Hari Minggu 4 november 2018 Humas Garda Pas (Gerakan Nasional Penyelamat Bangsa) Denny Arisman menyatakan keterangan persnya kemedia.

Bahwa Ditahun politik ini banyak penegasan dan perdebatan mengenai kembalinya aset – aset strategis negara yang  selama ini dalam penguasaan entitas asing ke pangkuan bumi pertiwi oleh pihak pemerintah.

Namun kami menyoroti kian tingginya kesenjangan antara pengakuan dengan data.

Denny menerangkan , Untuk konteks Blok Rokan & Freeport menjadi literatur kebanggaan orasi Presiden Joko Widodo dlm klaim pencapaian nasionalisme ditengah2 kencangnya arus tudingan “antek asing”.

Mari kita urai fakta mengenai Blok Rokan tersebut :
1. Pertamina baru secara resmi mengelola blok Rokan pada tahun 2021.
2. Pertamina masih terus berkomunikasi dengan pihak chevron dalam merumuskan siapa mitra strategis yang akan digandeng dalam akuisisi blok dengan capaian produksi 207.000 barel perhari atau setara 26% produksi nasional.

Terkait Freeport pun ironi pengakuan ini tidak kalah mengejutkan yaitu sebagai berikut :

1. Anggota Komisi VII DPR gus irawan pasaribu dalam siaran pers nya mengatakan: belum ada 1 sen pun pembayaran Yang dilakukan pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Inalum kepada PT Freeport Karena masih ada isu lingkungan Yang mesti dituntaskan sebagai bagian dari perjanjian dasar.

2. Jika 100 % dari nilai valuasi Freeport adalah 7.55 miliar dolar maka sesuai temuan BPK akan ada kewajiban 13.59 miliar dolar atas kerusakan ekosistem sebagai akibat dari penambangan PT Freeport.

Belum ada kejelasan potensi temuan kewajiban ini menjadi beban siapa dan proses ini masih menghambat kementrian ESDM untuk menerbitkan IUPK.

Kami menilai arus persepsi yang sekarang sedang gencar gencarnya dibangun pemerintah menghianati logika publik dan menjadikan kian tingginya disparitas antara klaim dengan fakta dilapangan,singkat Denny mengakhiri pernyataannya.

 

Kontak Media.

Humas Garda Pas Denny Arisman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *