Drs.Bambang Mulyadi;Msi : Pemuda Harus Menjadi Penegak Keadilan dan Pengubah Nasib Bangsa

SeminarPeringatan Hari Kebangkitan Nasional Bertemakan ‘Youth Connecting’

Drs.Bambang Mulyadi;Msi : Pemuda  Harus Menjadi Penegak Keadilan dan Pengubah Nasib Bangsa

 

Surabaya.Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei, Rotaract Surabaya Area berusaha untuk membangkitkan semangat persatuan seluruh generasi muda di Tanah Air melalui acara bertajuk ‘Community Festival Surabaya’. Kegiatan tersebut digelar  di Convention Hall Tunjungan Plaza, Surabaya,beberapa waktu lalu.

 

Suasana Talkshow.

Salah satu agenda yang menjadi tujuan utama peringatan Hari Kebangkitan Nasional adalah seminar bertemakan ‘Youth Connecting’ dengan pembicara Direktur Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat, Kementrian Sosial RI, Drs.Bambang Mulyadi;Msi, Gubernur Distrik Rotary Internasional Distrik 3420 di Indonesia wilayah timur, Mufid Wahyudi dan Motivator No.1 Indonesia, Andri Wongso.

 
Drs.Bambang Mulyadi,Msi mengatakan, bahwa tanggung jawab pemuda di Indonesia sangatlah luar biasa, baik dahulu, kini dan masa mendatang. Oleh karena itu dirinya mengimbau agar para pemuda senantiasa mencintai Indonesia, menjadi penegak keadilan dan pengubah nasib bangsa agar menjadi lebih baik di kemudian hari.

“Jangan pernah kita lupakan bahwa kemerdekaan yang kita raih juga berkat peran pemuda yang bersatu dan bersinergi dengan kaum senior. Saat ini jangan pernah mengharapkan apa yang kita dapat dari negeri, tetapi refleksi diri apa yang sudah kita berikan terhadap negara tercinta.  Bangun profesionalisme dan spirit kepemimpinan dan kembali ke masyarakat,” jelas Bambang.

Bambang menambahkan bahwa saat ini banyak generasi muda yang mulai terlena dengan kemajuan teknologi sehingga melupkan berbagai hal, termasuk sejarah bangsa. Hal ini benar-benar harus menjadi perhartian dan pelajaran kepada semua masyarakat agar tetap menjaga nilai kearifan luhur dan potensi lokal.

“Kita harus kembali ke konstitusi di mana dengan kostitusi itu Indonesia bisa dihormati dan disegani oleh negara lain. Para pemuda sekarang saya imbau untuk giat belajar dan meingkatkan kualitas sumber daya manusia agar kelak bisa menjadi peneliti, profesor, guru besar dan pengembang Indonesia yang notabene kaya dengan sumber daya alamnya,” tegas Bambang.
Senada dengan Bambang, Andri Wongso, berpesan agar para pemuda tidak ragu dalam menggapai mimpi. Menurutnya siapapun berhak untuk menjadi pribadi yang sukses jika mau berpikir benar, baik dan tetap rendah diri. Bahkan mereka yang berasal dari daerah terpencil mampu menjadi pemimpin yang hebat.

“Yang penting sebagai anak muda harus memiliki mental yang bagus dan jangan pernah membohongi atau merugikan siapapun. Kesuksesan itu milik siapa saja asal sadar dan mampu memperjuangkannya, niscaya akan tercapai.  Selain itu  jangan pernah membuang kesempatan apapun yang datang di depan mata,” jelas Andri.

Di tempat yang sama, Gubernur Distrik Rotary Internasional Distrik 3420 di Indonesia wilayah timur, Mufid Wahyudi, menjelaskan jika generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa harus memahami langkah apa yang akan diambil dan dilakukan ke depan. Jangan sampai menjadi pribadi yang apatis dan tidak memiliki kepekaan sosial.

“Sebagai generasi muda tentunya harus mulai belajar apa yang diinginkan masyarakat, permasalahan apa yang dihadapi dan mencari pemecahan atau solusi. Semuanya bisa dimulai sejak sekarang dan dari hal kecil. Karena perubahan tidak akan ada tanpa wujud nyata. Contoh saja dengan menggelar acara peringatan kemerdekaan dan kerja bakti,” harap Mufid.

 

 

 

Kementerian Sosial RI akan menambah 20 Sistem SLRT di seluruh Indonesia

Jakarta. Kementerian Sosial RI akan menambah 20 Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) di seluruh Indonesia untuk perbaikan data sehingga penerima bantuan sosial bisa tepat sasaran.

“Dengan adanya SLRT, pembaruan atau updating data dapat cepat dilakukan dan keluarga tersebut dapat segera tertangani,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Melalui SLRT pembaruan data bisa dilakukan secara seketika. Daerah bisa melakukan pembaruan data penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), kemiskinan, serta penerima bantuan iuran (PBI) secara ‘real time’.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu SLRT dari 50 yang sudah berjalan. Tujuan SLRT adalah menyisir dan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan.

“Saya berharap dengan adanya sistem SLRT, tidak ada lagi ‘Sadikin dan Jamila’. Sadikin itu sakit sedikit jadi miskin, kalau Jamila jadi miskin lagi,” jelas Khofifah.

SLRT merupakan sistem untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan. Sistem itu juga untuk membantu mengidentifikasi keluhan masyarakat sekaligus menyodorkan solusinya.

Untuk mewujudkan SLRT, Kemensos menggandeng kementerian lain. Yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, serta Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Khofifah lantas menjelaskan fungsi SLRT. Misalnya, suatu daerah yang terkena bencana tapi warganya yang hendak berobat tak terjangkau Kartu Indonesia Sehat (KIS), maka SLRT bisa langsung memutakhirkan data.

Dengan demikian, warga yang tak punya KIS pun bisa segera tertangani. Dengan adanya SLRT, pembaruan atau updating data dapat cepat dilakukan dan keluarga tersebut dapat segera tertangani,” harapnya.

Ditempat yang sama, Direktur Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat Kementrian Sosial RI, Drs. Bambang Mulyadi,MSi mengajak Daerah daerah memanfaatkan SLRT karena dapat menjadi solusi cepat bagi daerah untuk mengetahui dan mengentaskan masalah sosial secara tepat sasaran.

“Harapannya ini menjadi solusi percepatan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya SLRT warga dapat memperoleh layanan program pemerintah pusat dan atau daerah,” jelas Bambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *