FESTIVAL BANJAR 2018

 

 

Jakarta. Pemda Kalimantan Selatan bersama Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jabodetabek menggelar Festival 2018 dalam rangka turut serta memeriahkan Ulang Tahun Kota Jakarta ke 491, sekaligus mempromosikan ragam budaya Banjar dan Dayak Meratus kepada masyarakat luas termasuk kepada perwakilan negara sahabat.

Rangkaian kegiatan Festival Banjar 2018 terdiri dari 3 kegiatan utama, yang diselenggarakan selama 3 hari, tanggal 30 Juni hingga 1 Juli 2018 mengambil tempat di Plaza Theater Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini dan Car Free Day Jalan Thamrin Jakarta

Wakil Menteri Luar Negeri RI mengatakan, Saya Ikut bersyukur dan berbangga atas terselenggaranya Festival Budaya Banjar 2018. Sebuah gawi besar (Aruh Ganal) yang melibatkan partisipasi semua elemen masyarakat, Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota, para anggota Parlemen, tokoh nasional dan pengusaha asal Banua serta Media.

“Sebuah gagasan besar dan langkah strategis untuk menampilkan citra, postur dan potengi Kalimantan Selatan di Ibukota Negara, didepan para Duta dan Perwakilan negara negara sahahat,” ujar Wamenlu saat jumpa pers di Taman Pejambon, Jakarta Pusat, kemarin.

Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar Jabodetabek, yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Pelaksana Festival Banjar 2018, Ardiansyah Parman menjelaskan, kegiatan yang kami rancang di tahun 2018 ini adalah progres dari kegiatan tahun Ialu yang mengacu pada perkembangan daerah yang melahirkan konsep kegiatan rutin tahunan yang berbasis program terencana dan mengambil tema Merajut Kekuatan dalam Silaturahim dengan bentuk dan diberi nama Festival Banjar 2018 yang sekaligus meluncurkan program Etalase Kebudayaan Banjar di Jakarta

Dia berharap, Penyelenggaraan Festival Banjar yang akan dilaksanakan setiap tahun di Ibu Kota Negara oleh Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan akan mendorang terjadinya percepatan berkembangnya sektor pariwisata sebagai sektor unggulan baru selain sektor pertambangan dan perkebunan di Kalimantan Selatan, ucap Ardiansyah Parman.

M. Husni Thambrin, budayawan, konseptor festival budaya Banjar, yang juga Koordinator Pelaksanaan Festival Banjar 2018 menyampaikan bahwa, Seni pertunjukan beragam budaya asli Kalsel akan digelar di TIM, Pasar Terapung Taluk Baintan, Muara Kuin, dan Siring Banjarmasin pindah ke Bunderan HI, Jl Thamrin Jakarta disaat Car Free Day berlangsung.

Replika Pasar terapung Napas napas fajar (seni rupa instalasi interaktif) digelar sebagai stand Bazar selama acara berlansung di TIM dan akan berpawai sepanjang jalan Thamrin Sudirman bertemu di Bunderan HI pada puncak acara pada hari Ahad, 1 Juli 2018, ujar Husni.

Saksikan untuk pertama kalinya dipertunjukkan di luar Kalimantan yaitu prosesi BAHARAGU, Pengobatan adat Dayak, juga tampil beragam budaya adat Kalimantan Selatan seperti Aruh Adat Meratus, tari Baksa Kambang untuk penyambutan tamu penting, tari Japin, lenggang rentak banjar dll. Sajian kuliner di bazaar, 41 macam yang biasa disajikan pada upacara adat, perhelatan perkawinan atau upacara besar lainnya, Soto Banjar, dan makanan khas Kalimantan Selatan di TIM, Cikini, JakarTa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *