Garda Pas Soroti Angka Pengangguran di Indonesia.

Garda Pas soroti Angka Pengangguran di Indonesia.

Jakarta. Hari Senin  tanggal  6 november 2018 ketua Pendiri Garda Pas memberikan pernyataan ke media di jakarta, Bahwa meledaknya PHK dan pengangguran di Indonesia menjadi bukti kegagalan dan ingkar janji pemerintahan Jokowi-JK dalam membuka lapangan pekerjaan (job creation).

Presiden Jokowi telah lalai dan melanggar janji kampanye untuk menciptakan lapangan kerja (job creation) sejak dilantik 1,5 tahun yang lalu. Semakin diperparah lagi dengan meledaknya pengangguran akibat PHK di dalam negeri maupun PHK dari luar negeri.

Wibisono menambahkan Semakin memburuknya perekonomian di kawasan Timur Tengah negara-negara Arab penghasil minyak akan menyebabkan PHK dan pemulangan terhadap TKI dan TKW dari Indonesia. Kelesuan ekonomi di Singapura dan Malaysia juga akan berakibat pemulangan dan PHK terhadap para pekerja TKI dan TKW yang berasal dari Indonesia.

Menghitung waktu yang sudah sangat terbatas serta mempertimbangkan kualitas dan kompetensi para Menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK yang sangat rendah, hampir mustahil Presiden Joko wi mengejar ketertinggalan dalam penciptaan lapangan kerja (job creation) ini.

Diprediksi dalam waktu 2-3 tahun ke depan potensial terjadi kerusuhan sosial di Indonesia akibat kelalaian Presiden Jokowi dalam penciptaan lapangan kerja. Semakin diperburuk lagi karena Presiden Jokowi telah mendatangkan sedemikian banyak buruh / tenaga kerja kasar dari Tiongkok.

Pada saatnya, semakin menumpuk dan meledaknya pengangguran massal ini berpotensi menjadi kekuatan rakyat (people power).

Garda Pas menyoroti persoalan pengangguran ini adalah masalah yang sangat serius, ini agar rakyat indonesia bisa menilai janji2 kampanye yang lalu yang tidak bisa dipenuhi atau gagal total,masihkan kita berharap dengan pemimpin yg seperti ini?,ujar wibisono mengakiri pembicaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *