Hans Suta: Syirik Sujud Kepada Manusia dan Bukan Manusia

 

Demi popularitas seseorang melakukan apa saja, termasuk bersimpuh bahkan bersujud di hadapan seseorang. Inilah yang menjadi viral saat open house di sebuah tempat tinggal seorang pejabat tahun ini.

“Padahal jelas dalam pelajaran TAUHID kita bahwa manusia tidak boleh sujud kepada selain Allah, baik itu kepada sesama manusia ataupun kepada selain manusia baik itu berupa batu, pohon, matahari, bulan dan sebagainya.” Ungkap anggota Front Pribumi Hans Suta.

Masalah sujud ini masalah yang sangat penting akan tetapi masih ada yang belum tahu atau belum paham. Hukum sujud kepada selain Allah dirinci sebagai berikut:

Pertama, Sujud kepada manusia, hukumnya dirinci:
a) Sujud kepada manusia untuk penghormatan dan memuliakan, hukumnya haram dan dosa besar
b) Sujud kepada manusia untuk ibadah, hukumnya adalah syirik yang bisa mengeluarkan dari Islam.

Kedua, Sujud kepada selain manusia, hukumnya adalah syirik yang bisa mengeluarkan dari Islam karena manusia tidak menghormati benda mati dengan dengan cara bersujud.

Berikut pembahasan dan dalilnya:

Manusia tidak boleh sujud kepada manusia karena dalilnya cukup tegas. Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda,

“Seandainya aku boleh menyuruh seorang manusia untuk bersujud kepada manusia lainnya, niscaya akan aku suruh seorang wanita untuk bersujud kepada suaminya” [HR. Tirmidzi]

Jadi, yang dilakukan oleh salah seorang warga negara Indonesia yang bersujud di depan orang yang saat ini disangkakan oleh banyak orang dianggap tidak jujur dalam bersaing dalam memperebutkan kekuasaan di negeri ini dapat dillasifikan ke dalam dua, dosa besar alias haram dan syirik alias tidak diampuni Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *