Jakarta Integrated Tunnel Akan Dibangun Tahun 2018

  •  Saat ini PT.AMJ sudah menandatangani perjanjian pinjaman sebesar usd 3 billion (40 trilyun rupiah) dgn Ryan project Funding Amerika.
  • PT Antaredja Mulia Jaya telah menyelesaikan kajian pembangunan Jakarta Integrated Tunnel (JIT) yang sudah digagas sejak era Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
  • Proyek tersebut sudah disampaikan ke Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan pembangunannya dipastikan akan dilakukan pertengahan tahun 2018.
  • “Kami menghadap Pak Sandiaga untuk melaporkan perkembangan apa yang sudah kami rencanakan 2-3 tahun lalu. Masyarakat Jakarta menunggu apa solusi banjir dan kemacetan untuk Jakarta.
  • Hari ini kami sudah tuntaskan tugas dari Pemprov DKI untuk menuntaskan studi kelayakan dan membuat kajian cepat dengan Kementerian PU,” jelas Komisaris Utama PT Antaredja Mulia Jaya, Wibisono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, beberapa waktu lalu.

 

Nilai proyeknya dalam bentuk USD 3 billion atau sekitar Rp 40 triliun. Nanti semuanya dari swasta. Tidak membebani APBD dan APBN,” ungkapnya.

Wibisono menjelaskan pihaknya akan menerapkan public private partnership dalam pembangunan. Ia optimistis program itu akan selesai dalam jangka waktu tiga tahun.

“Program ini sudah masuk ke Rencana Pemerintah Jangka Menengah Daerah Pemprov DKI 2013-2017. Tahun depan mulai, selesai tahun 2021,” ujarnya.

(Panjang ruas JIT Balekambang-Manggarai dan Ulujami-Tanah Abang sekitar 12 kilometer. Rinciannya, 9 km untuk jalan tol dan 3 km untuk fasilitas umum.

“Kebetulan dua ruas ini akan melewati dua sungai besar yang sekarang jadi momok banjir di Jakarta, yaitu Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, penggagas proyek JIT, Agus Sidharta, mengatakan proyek ini dibuat untuk mengatasi persoalan banjir dan macet di Ibu Kota. President Director PT Antaredja Mulia Jaya ini mengaku sudah punya konsep pembangunan menggunakan tenaga air.

“Terowongan ini ada 4 fungsi, yaitu fungsi pengendali banjir, fungsi tol, fungsi bahan baku air minum karena itu akan jadi long storage bagi pemerintah tidak kekurangan air minum, keempat fungsi power plan, yaitu menyiapkan listrik. Dari kita sudah buat konsepnya ada 600 megawatt kita akan bangun memakai tenaga air,” tambahnya.

Groundbreaking proyek JIT ini, kata Wibisono, rencananya dilaksanakan pada pertengahan 2018. Ada dua ruas JIT yang akan dibangun, yaitu Balekambang-Manggarai dan Ulujami-Tanah Abang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *