Jakarta Performing Arts Community Mempersembahkan Pertunjukan Dreamgirls untuk Para Pemimpi

– Jakarta Performing Arts Community Mempersembahkan
Pertunjukan Dreamgirls untuk Para Pemimpi
Jakarta,setelah sukses menggelar pertunjukan berlisensi Musical Theatre

International (MTI) pertama di Indonesia tahun 2017 lalu, Jakarta Performing Arts Community
(JPAC) kembali menghadirkan drama musikal favorit dunia berlisensi resmi di Indonesia. Kali ini,
JPAC akan membawakan lakon Dreamgirls karya Tom Eyen pada tanggal 25-27 Mei 2018 di
Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Dreamgirls adalah drama musikal karya Tom Eyen dengan musik dan lirik oleh Henry Krieger.
Drama ini menceritakan potongan sejarah musik R&B, soul, pop, dan disko di Amerika Serikat
tahun 1960-1980. Pertunjukan ini pertama kali ditampilkan di Broadway pada tahun 1981 dan
berhasil memenangkan 6 kategori Tony Award. Adaptasi filmnya yang tayang tahun 2006 dan
dibintangi oleh aktor dan musisi ternama seperti Jennifer Hudson, Beyonce, dan Eddie Murphy
juga meraih banyak penghargaan.

Secara khusus, kisah Dreamgirls diangkat dari perjalanan karir
grup musik The Supremes dan Motown Records yang mengorbitkan Diana Ross, salah satu
penyanyi paling dikenal abad ini.
Dreamgirls menggambarkan perjuangan para tokoh untuk mencapai mimpi mereka di tengah
industri musik yang masih sarat dengan unsur patriarki dan diskriminasi.

 

Melalui kisah ini, JPAC
ingin berbagi kisah inspiratif Effie, Deena, dan Lorell yang berjuang meraih cita-cita dengan
melawan pengharapan patriarkis mengenai peran, sifat, hingga penampilan seorang wanita.
Dinamika kehidupan kaum hawa di Amerika yang menjadi latar cerita Dreamgirls juga diharapkan
dapat membangkitkan semangat untuk menolak segala bentuk kekerasan dan diskriminasi serta
merayakan pemberdayaan wanita di Jakarta dan seluruh Indonesia.
Pementasan Dreamgirls ini akan menjadi produksi JPAC yang kesembilan.

 

Sebagai komunitas
yang bersifat nirlaba, JPAC menjadi wadah berkarya bagi bakat-bakat terpendam di Jakarta
melalui lakon Dreamgirls yang menuntut kemampuan vokal yang tinggi. Sejak pertama kali
didirikan pada tahun 2014, JPAC juga senantiasa memberi pengalaman belajar bagi mereka yang
ingin berkenalan dengan dunia teater musikal Broadway.
Meski merupakan teater amatir, JPAC siap menghadirkan pertunjukan berlisensi dengan kualitas
yang setara dengan pertunjukan profesional. “Kami harap ke depannya semakin banyak teater di
Indonesia yang meningkatkan skala produksi mereka dan menghadirkan pertunjukan teater
profesional,” pesan Hans De Waal, salah satu board member JPAC sekaligus sutradara
pertunjukan Dreamgirls.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *