Keadilan Sosial Seluruh Rakyat Indonesia di bidang BBM bagi Rakyat Long Bagun Melalui Program BBM Satu Harga

Keadilan Energi Hadir Bagi Masyarakat Long Bagun

 

Mahakam Ulu – Hari ini (18/7) Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa meresmikan titik ke- 136 Penyalur Program BBM Satu Harga di Desa Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur yang menjadi tanda hadirnya keadilan ketersediaan, keadilan pendistribusian, dan keadilan harga BBM bagi masyarakat sekitar.

 

Turut hadir pada peresmian kali ini, antara lain :

1. Bupati Kepala Daerah Kabupaten Mahakam Ulu yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Ulu
2. Marketing Fuel Retail Manager MOR VI PT.Pertamina (Persero), Bapak Muhammad Reza
3. Komandan Distrik Militer Kabupaten Mahakam Ulu,atau yang mewakili
4. Kapolres Kabupaten Mahakam Ulu, atau yang mewakili
5. Para Tetua Adat di Kabupaten Mahakam Ulu, atau yang mewakili
6. Camat Long Bagun, Kepala Desa Ujoh Bilang, dan Muspida Kecamatan Long Bagun.

 

SPBU Kompak 66.757007 Desa Ujoh Bilang Kec. Long Bagun ini merupakan penyalur Program BBM Satu Harga ke- 33 yang berdiri di Pulau Kalimantan hingga tahun 2019 dan menjadi penyalur ke – 6 yang telah beroperasi di Kalimantan Timur.

SPBU yang melayani konsumen transportasi darat ini memiliki kapasitas 3 tangki penyimpanan yang masing-masing penyimpanan memiliki kapasitas sebesar 20 KL untuk jenis BBM Premium, Solar dan Pertalite. SPBU Kompak ini dipasok oleh TBBM Samarinda yang berjarak ± 336 mil km dengan menggunakan kapal yang dapat menempuh ± 120 jam dalam sekali pengiriman.

Ditemui dalam kegiatan peresmian, Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa mengatakan dalam pidatonya sebagai berikut : “membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk dapat hadir ditengah tengah Bapak dan Ibu sekalian, kami harus melewati jalur udara, jalur darat, dan jalur air/sungai, namun segala sesuatu itu terbayarkan dengan segala potensi yang dimiliki oleh Bumi Borneo dimana seraya tersenyum dalam menyaksikan lahirnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di bidang BBM bagi rakyat Long Bagun melalui program BBM Satu Harga ini”.

Perjalanan yang dibutuhkan untuk dapat tiba di Desa Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur ini adalah ± 45 menit menggunakan transportasi udara untuk tiba di Bandara Melalan, Melak dari Balikpapan maupun Samarinda, lalu menempuh jalur darat ±45 menit menuju pelabuhan Tering untuk diteruskan menggunakan transportasi speed boat mengarungi sungai Mahakam selama ± 4 jam lamanya. Namun jika menggunakan jalur darat sekiranya dapat menempuh hingga ± 10 jam dari Samarinda atau Balikpapan.

“Dengan adanya Penyalur BBM Satu Harga di Desa Ujoh Bilang ini kami berharap agar dapat terjadinya pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, peningkatan kualitas hidup masyarakat, karena dengan energi yang terjamin ketersediaanya, terjamin perndistribusiannya, dan terjamin keadilan harganya, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan BBM dengan lebih mudah dan murah. Untuk itu, kami berharap peran serta seluruh lembaga terkait baik PEMDA, aparat Pemerintah hingga masyarakat dapat menjaga dan mengawasi program BBM Satu Harga ini agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan” tegas Fanshurullah.

Sebelum hadirnya SPBU Kompak 66.757007, masyarakat sekitar harus membeli BBM di beberapa pengecer dengan harga 8.000 – 9.000 Rupiah perliter Premium dan 8.000 Rupiah perliter Solar, bahkan jika musim kemarau panjang, dimana sungai Mahakam yang merupakan jalur transportasi utama mengering, harga BBM dapat mencapai 15.000 per satu liternya. Namun kini, SPBU Kompak 66.757007 yang memiliki 2 buah dispenser dan 6 Nozzle ini melayani kebutuhan masyarakat di sekitar Kecamatan Long Bagun ini dengan kesamaan harga dengan Pulau Jawa, yaitu 6.450/ liter untuk Premium dan 5.150/liter untuk Solar.

BPH Migas yang diamanahkan melalui PERMEN ESDM Nomor 36 Tahun 2016 untuk mengawal agar Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM khusus penugasan dapat terjamin bagi seluruh masyarakat di Indonesia dan dengan harga yang sama, khususnya di wilayah 3T melalui program BBM Satu harga. BPH Migas siap untuk terus mengawal pelaksanaan Program BBM Satu Harga ini agar tepat sasaran dan tepat guna hingga Tahun 2024 nanti dengan 500 penyalur BBM Satu Harga yang akan terbangun di NKRI. (BR)

#bphmigas
#bphmigaskawalbbmsatuharga
#energiberkeadilan
#fanshurullahasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *