OlahRaga Menyatukan Pemimpin, Sejukkan Tahun Politik

OlahRaga Menyatukan Pemimpin, Sejukkan Tahun Politik

Sportivitas, Kejar Prestasi, dan Anti Curang Keteladan Olah Raga untuk Pemilu

1). Kehadiran Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Puan Maharani, dan Safruddin dalam laga Pencak Silat Asian Games menjadi kejutan dan gambaran nyata bagaimana olah raga untuk nama baik bangsa telah menyatukan para pemimpin.

“Politik menjadi sejuk. Apapun yang namanya perjuangan membawa nama harum bangsa Indonesia tidak membedakan suku, agama, warna kulit, status sosial, maupun gender. Untuk keharuman bangsa semua pimpinan nasional bersatu, apapun partai dan calon presidennya. Olah raga mengajarkan sportivitas, kejujuran, unjuk prestasi, dan ketaatan pada aturan main. Inilah semangat olah raga yang seharusnya merasuk dalam politik.

Politik pun harus mengejar prestasi melalui gagasan2 terbaik untuk Indonesia Raya. Mereka yang melakukan kecurangan, kampanye hitam, dan ujaran kebencian, termasuk hoax, sama saja dengan mematikan keadaban bangsa dan sudah selayaknya dihukum oleh ‘wasit politik’, yaitu rakyat Indonesia. Rakyatlah yang bertindak sbg wasit dan hakim pemilu yang paling adil”

2). Pencak Silat sebagai olah raga yang otentik dan menampilkan watak ke Indonesiaan telah memerkuat kesadaran pentingnya mengangat hal2 yang menyentuh originalitas kebangsaan kita. “Disini makna kepribadian Indonesia mampu menembus keluar, membawa nama harum Indonesia. Politik olahraga itulah yang seharusnya menjadi cermin dalam jagad politik Indonesia yang seringkali diwarnai kepentingan sempit kekuasaan yang menghalalkan segala cara”.

3). Dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Tim Kampanye Jokowi-Kyai Ma’ruf Amin, Hasto menjanjikan bahwa tim kampanye Jokowi akan meneladani nilai2 yang terkandung dalam olahraga tsb. “Pileg dan pilpres seharusnya juga berkonsentrasi pada nama harum Indonesia. Marilah bersatu dalam Pancasila, dan berkomitmen menolak berbagai sekat pemecah belah. Sekiranya kita bersatu dan terus kedepankan prestasi, maka bangsa Indonesia bisa bergerak cepat menuju kemajuan di segala bidang kehidupan. Setiap energi negatif berupa hoax, akan memerlambat kemajuan. Jokowi-Kya Ma’ruf Amin lebih memilih cara2 yang membawa kemajuan tersebut”

4). Terima kasih pada Olah Raga. Berjaya Indonesia

Hasto Kristiyanto
Sekretaris Tim Kampanye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *