Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPC Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 Kota Bekasi

*Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPC Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 Kota Bekasi*

 

Kota Bekasi – Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang akhirnya terselenggara sebuah mekanisme organisasi yaitu Musyawarah Cabang (Muscab) Pejuang Siliwangi Indonesia PSI 1922 di Kota Bekasi untuk masa bakti 2018 hingga 2023 mendatang.

Selain itu, musyawarah cabang yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi berfungsi sebagai media untuk mengevaluasi kinerja organisasi dari seluruh jajaran pengurus dan anggotanya yang diselenggarakan pada setiap lima tahun sekali.

Demikian yang dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen-DPP), Anwar Albatawie mewakili Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pejuang Siliwangi Indonesia (DPP-PSI) 1922, H.Daday Hudaya, SH, MH saat menyampaikan amanat sambutannya ketika menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC-PSI) 1922 Kota Bekasi Masa Bhakti 2018 – 2023 pada, Minggu (9/9/2018) petang.

Anwar dalam penuturannya juga menyampaikan bahwa tema yang diusung pada kesempatan kali ini, adalah “Dengan semangat jiwa raga Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 sebagai tonggak utama Persatuan dan Kesatuan, Sinergis serta Strategis bangsa Indonesia di Kota Patriot Bekasi demi tegaknya NKRI HARGA MATI,” ujarnya.

“Melalui mekanisme organisasi yang benar, tingkatkan SDM dan perform kemampuan seluruh jajaran dan apa yang kita lakukan bermanfaat untuk orang lain. Sikap rela berkorban, Ikhlas berkorban mau berbagi antar sesama demi mengisi pembangunan menuju Indonesia Jaya,” ucap Anwar Albatawie.

Berdasarkan pantauan awak media tampak hadir dalam kesempatan ini, Ketua DPD-PSI 1922 Provinsi Jawa Barat, Kolonel (Purn.) Setiadi, didampingi Sekjend, Chepy Farisi Hikmat, Ketua DPC-PSI Kota Bekasi, Maroni, Sekjend, Samudra Putra PM, SE, Ketua dan jajaran Caretaker DPD-PSI Provinsi Jawa Barat serta para sesepuh PSI 1922, Stakeholder serta Ormas Kepemudaan Kota Bekasi.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-qur’an yang dibawakan oleh Ustadz Wisnu, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars serta Hymne PSI. Dan pembacaan wangsit Pejuang Siliwangi Indonesia oleh ‘abang’ Husni dirangkai dengan ikrar Catur Eka Marga Pejuang Siliwangi Indonesia 1922.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC-PSI 1922 Kota Bekasi serta pembacaan Surat Keputusan dipimpin oleh Sekretaris DPD PSI 1922, Chepy Farisi Hikmat. Dilanjutkan dengan pengucapan sumpah & janji pengurus DPC PSI 1922 serta penyerahan Pataka, penanda tanganan Berita Acara diakhiri dengan penyematan Tanda Jabatan.

Sementara itu, sambutan ketua DPC-PSI Kota Bekasi, Maroni yang mengatakan  penyampaian rasa syukurnya dapat bersilaturahmi dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC-PSI 1922 Kota Bekasi.

“Setelah baru saja kita menyaksikan prosesi pelantikan yang penuh dengan nilai-nilai kejuangan, kami harus mengupayakan gelora semangat dan tekad untuk berjuang dan terus berjuang dalam membangun organisasi Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 kota bekasi yang lebih baik dari hari kemarin, yang harus kita selalu menjaga terhadap amanah yang diemban ini,” kata Maroni.

Dalam penuturan kata sambutannya, Maroni juga mengungkapkan bahwa pelantikan dan pengukuhan ini merupakan proses pendewasaan serta peningkatan sumber daya.

“Sehingga akan menjadikan organisasi pejuang siliwangi indonesia 1922 kota bekasi lebih profesional yang di implmentasikan dalam perbaikan kinerja pribadi pribadi pengurus dan anggota serta mempertegas sikap perjuangan kita yang telah memilih untuk selalu bersama bergandeng tangan membentuk barisan yang kuat dan kokoh di bawah panji Pejuang Siliwangi Indonesia 1922, tentunya dibawah arahan dan petunjuk dari bapak Wali Kota, bapak Kapolres dan bapak Dandim sebagai orang tua kami,” tegas Maroni

“Sikap yang tumbuh dari kesadaran bersama ini, pada hakekatnya merupakan perwujudan dari konsistensi terhadap prinsip-prinsip perjuangan organisasi yang kita cintai ini. Tentu saja, kita tidak mungkin dapat merubah kejadian di masa yang lalu, tapi percayalah kita pasti akan mampu membangun organisasi ini akan bersinar di hari esok dengan cara, kita harus berpikir positif di hari ini,” imbaunya.

Peristiwa-peristiwa masa lalu, lanjut Maroni apabila pandai mengelola pengalaman yang telah dilalui selama kurun waktu yang telah dilewati. “Maka sepahit apapun itu, justru akan membuat kita lebih kuat dalam menghadapi masa-masa yang akan datang. Karena kita telah memiliki modal untuk percaya diri serta dasar sebagai putra terbaik Pejuang Siliwangi Indonesia 1922, untuk tetap kritis terhadap kondisi internal dan menyikapi berbagai persoalan agar tetap berupaya secara bersungguh-sungguh dalam memperjuangkan kesejahteraan anggota, maupun masyarakat sesuai dengan amanat konstitusi,” ulasnya lagi.

Maroni juga menyoroti keadaan politik tanah air yang dapat dilihat pada saat ini bahwa carut marutnya kondisi suasana politik yang ingin merubah tatanan bangsa sudah tidak bisa terkendali seperti adanya proxy war yang semata hanya untuk memecah belah bangsa, hal ini sedang berlanjut di tengah masyarakat dan ini adalah suatu indikasi yang harus dicegah maka pejuang siliwangi indonesia 1922 akan selalu menjaga tatanan yang sudah ada dengan bentuk kemitraan dengan pemerintahan dan kita mampu menjadi output cara kerjanya, membantu di kesatuan TNI/Polri.

“Bagaimana kita harus masuk ke dunia masyarakat yang sesungguhnya, disinilah peran pejuang siliwangi indonesia 1922, kembali pada khitohnya yaitu mengembalikan rasa persatuan dan kesatuan bangsa, dari mana kita berada, dari mana kita berasal, supaya hal ini tidak ke bablasan, dan inilah salah satu tujuan dan tuntunan dari para pendiri Pejuang Siliwangi Indonesia 1922,” paparnya.

“Setelah kita semua menjadi duta Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 di Kota Bekasi yang baru saja telah dikukuhkan, ini harus menjadi media rekonsiliasi dengan mengakomodir semua potensi yang kita miliki. Serta kita harus mampu membaca nalar kepentingan setiap anggota dan masyarakat pada umumnya pasca pelantikan ini,” tukas Maroni.

“Hari esok kita harus mampu mengambil keputusan-keputusan yang cerdas dengan mengedepankan norma-norma yang damai berlandaskan konstitusi dan cara yang bermartabat untuk penyikapi berbagai hal di Kota Bekasi karena kita merupakan mitra kerja pemerintah, maupun aparat TNI/Polri,” ujarnya lagi.

Akhirnya kepada pengurus DPP, pengurus DPD, bapak Wali Kota, bapak Dandim, bapak Kapolres dan seluruh keluarga besar Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 serta hadirin, saya sampaikan terima kasih atas segala dukungannya yang telah mensukseskan seluruh rangkaian acara pelantikan pengurus DPC Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 Kota Bekasi,” ucapnya.

“Oleh karena itulah dengan segala kerendahan hati kami, kami mohon kepada para stakeholder (pemangku jabatan) dan instansi terkait untuk dapat membimbing kami karena kami adalah mitra kerja Pemerintahan Kota Bekasi, tidak istimewa yang sudah kami perbuat seperti halnya menabur garam di laut, tapi semoga ada nilai kemanfaatannya sekecil apapun untuk masyarakat Kota Bekasi,” tandasnya.

Do’a penutup dipimpin oleh Ketua DPC Kabupaten Bogor, H. Tb.Asep Umbara. Ramah tamah dengan dimeriahkan dengan penampilan perguruan pencak silat Padjajaran Nasional Cabang Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *