Pelindo IV Bersama Instansi terkait Mendirikan Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 di area Pelabuhan

 

Makassar. PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) terus berupaya berbenah meningkatkan pelayanan, terutama untuk melayani penumpang yang menggunakan moda transportasi laut melalui pelabuhan kelolaan pada momen Natal tahun ini dan Tahun Baru 2019.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang mengatakan secara umum pihaknya terus melakukan upaya pembenahan dan peningkatan pelayanan di semua pelabuhan kelolaan. “Khusus untuk Natal dan Tahun Baru ini, kami semakin meningkatkan pelayanan utamanya di terminal penumpang, demi kenyamanan dan keamanan para penumpang kapal yang menggunakan moda transportasi laut,” tuturnya.

Selain peningkatan pelayanan di terminal penumpang, Pelindo IV bersama beberapa instansi terkait lainnya juga mendirikan Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 di area pelabuhan.

Menurutnya, hal itu biasa dilakukan pihaknya bersama beberapa instansi terkait, untuk memberikan kemudahan bagi para penumpang kapal laut yang ingin mendapatkan informasi seputar pelayaran yang diinginkan. “Termasuk pelayanan kesehatan dan informasi lainnya,” ujar Farid.

Bahkan lanjut CEO Pelindo IV ini, meski tahun ini pihaknya tidak mengadakan “Mudik Gratis” bagi penumpang kapal laut, seperti yang dilakukan pada tahun lalu, namun pihak Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Makassar bersinergi dengan PT Pelindo IV, PT Pelni dan Perum Damri menyediakan bus atau kendaraan gratis dari pelabuhan ke terminal angkutan darat untuk tujuan luar kota, bagi penumpang yang turun di Pelabuhan Makassar dan ingin melanjutkan perjalanannya ke kampung halaman masing-masing.

Pelindo IV sendiri terang Farid, sudah menyediakan berbagai fasilitas yang cukup memadai untuk para penumpang kapal yang naik dan turun dari Pelabuhan Makassar. Dia menuturkan, fasilitas yang tersedia antara lain, ruang untuk menyusui, kipas angin khusus, AC di ruang tunggu terminal penumpang di lantai satu dan dua, ruang kesehatan, tempat charge telepon genggam, air kran yang bisa langsung dikonsumsi, toilet yang senantiasa bersih, mushola berikut perlengkapan sholat dan kursi roda untuk penyandang disabilitas.

“Selain itu, Pelindo IV juga memperketat keamanan di area pelabuhan dengan tidak membiarkan penumpang bertumpuk di ruang tunggu. Hanya penumpang yang ingin berangkat saja yang dipersilahkan masuk ke ruang tunggu yang sudah difasilitasi,” tambahnya.

Keamanan di Pelabuhan Makassar juga telah didukung dengan pemasangan kamera CCTV yang siap mengawasi semua pergerakan penumpang, dari mulai pintu masuk pelabuhan hingga naik ke kapal.

Terminal penumpang yang sudah berstandar internasional itu pun telah dilengkapi antara lain dengan garbarata atau jembatan penghubung dari ruang tunggu terminal penumpang ke pintu masuk kapal. Tersedia pula travelator, connecting bridge serta fasilitas lain untuk kenyamanan penumpang di terminal yang siap menampung hingga 4.000 orang.

Selain telah melakukan penataan arus penumpang embarkasi (keberangkatan) dan debarkasi (kedatangan), Pelindo IV juga sudah melakukan penataan pedagang kaki lima (PK5) di area Pelabuhan Makassar, pemasangan CCTV sebanyak 9 titik di sisi dermaga, 18 titik di terminal penumpang lantai satu dan dua, serta 16 titik di area PK5.

“Jadi tidak ada lagi pedagang asongan yang berkeliaran di area dermaga dan terminal penumpang, sehingga kenyamanan dan keamanan penumpang kini lebih terjamin.”

Dari sisi keamanan, manajemen juga telah bekerjasama dengan aparat keamanan, baik dari security internal Pelindo IV, Polres Pelabuhan, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), serta Lantamal dan K9 Polda Sulsel, juga telah memiliki alat keamanan seperti metal detector.

Tahun Depan Tambah Garbarata

Farid menuturkan, tahun depan pihaknya akan melakukan penambahan fasilitas di sejumlah pelabuhan. “Ada beberapa terminal penumpang baru yang akan dilengkapi dengan garbarata, yaitu terminal penumpang di Pelabuhan Ambon, Tarakan, Palaran Samarinda dan terminal penumpang di Pelabuhan Ternate. Untuk di Pelabuhan Sorong, akan dilakukan renovasi terminal penumpang. Yang belum ada garbarata, akan kami pasang ,” katanya.

Kemudian pihaknya juga akan melakukan kerja sama e-ticketing menggunakan id card dengan PT Pelni, agar jumlah penumpang yang masuk dan keluar bisa terdata dengan lebih tertib.

Sementara itu, beberapa terminal penumpang lainnya juga akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang cukup komplit, khususnya untuk penyandang disabilitas, tempat untuk ibu menyusui dan rest room yang memadai.

“Serta tempat bermain untuk anak-anak dan tenant BUMN sebagai bukti sinergi BUMN, yang akan ditempatkan di terminal penumpang,” tukasnya.red (inaport4).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *