RUPS Tahunan PT LIONMESH PRIMA Tbk Bagikan Dividen tunai sebesar Rp5, setiap saham atau seluruhnya sebesar Rp480.000.000,-

 

Jakarta.  Senin, tanggal 24 Juni 2019, PT LIONMESH PRIMA Tbk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Hotel JW Marriott Jakarta.

Pada tahun 2018 penjualan neto Perseroan sebesar Rp240,03 miliar atau meningkat 6,98% dibanding tahun lalu, dan laba neto sebesar Rp2,89miliar.

Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan menyetujui antara lain :

1. Menyetujui penetapan penggunaan keuntungan antara lain :

a. Pembagian dividen tunai sebesar Rp5, setiap saham atau seluruhnya sebesar Rp480.000.000,- sebelum dipotong pajak yang akan dibayarkan atas 96.000.000 saham.
b. Sebesar Rp100.000.000, digunakan untuk pembentukan “Cadangan Wajib” untuk memenuhi ketenman pasal 70 Undang-Undang PT No. 40 tahun 2007.
c. Sisanya sebesar Rp2.306.727.390, dimasukkan sebagai laba yang ditahan.
Pembayaran dividen tunai akan dilakukan dengan cara sebagai berikut : –

Pemegang saham yang berhak atas dividen tunai adalah para pemegang saham yang namanya tercatat pada Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 4 Juli 2019 sampai dengan pukul 16.00 WlB Pembayaran Dividen tunai pada tanggal 23 Juli 2019.

Tata cara pembayaran dividen tunai akan diumumkan dalam surat kabar pada tanggal 26 Juni 2019.

2. Menyetujui menunjuk Bapak Drs Nunu Nurdiyaman, CPA dari Kantor Akuntan Publik “Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan” yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2019 dan memberi wewenang sepenuhnya kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik Pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Yang ditunjuk tersebut karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit atas Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2019.

3. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan yaitu Perubahan pasal 3 untuk disesuaikan dengan KBLI 2017 dan tidak mengubah kegiatan usaha utama Perseroan dan menyetujui memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan dalam rangka penyesuaian anggaran dasar tersebut.

Demikian ringkasan hasil-hasil yang disetujui oleh para pemegang saham Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.

 

 

Sejarah PT Lion Weldmesh Prima.

 

Lionmesh Prima Tbk (LMSH) didirikan tanggal 14 Desember 1982 dengan nama PT Lion Weldmesh Prima dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1984. Kantor pusat dan pabrik LMSH berdomisili Jln. Raya Bekasi Km. 24.5, Cakung Jakarta 13910 – Indonesia.

Untuk pabrik yang berlokasi di Desa Siring, Sidoarjo, Lionmesh telah mengadakan perjanjian perikatan jual beli dengan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo dan telah menandatangani dokumen pelunasannya. Pada tanggal 31 Agustus 2012, LMSH telah menerima pelunasan atas ganti rugi.

Telp: (62-21) 460-0779, 460-0784 (Hunting), Fax: (62-21) 460-0785.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Lionmesh Prima Tbk, yaitu: Lion Holdings Pte. Ltd., Singapura (25,55%), Jusup Sutrisno (10,35%), Tjoe Tjoe Peng (Lawer Supendi) (7,57%), Trinidad Investment Pte. Ltd., Singapura (6,67%) dan Cheng Yong Kwang (6,00%).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan LMSH antara lain meliputi industri besi kawat seperti weldmesh dan sejenisnya dan steel fabrication. Saat ini, LMSH memproduksi bahan-bahan konstruksi berupa jaring kawat baja las (Welded Wire Mesh), pagar mesh, bronjong, kolom praktis dan produk sejenis lainnya.

Pada tahun 1990, LMSH memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham LMSH (IPO) kepada masyarakat sebanyak 600.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp7.200,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 04 Juni 1990.
[25/6 07.00] Zuhdi#MAJALAHCEOINDONESIA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *