Pembagian Sembako Diduga Memiliki Maksud Terselubung.

JAKARTA – Pembagian sembako oleh pihak yang diduga PT Bandung Pakar kepada warga dengan mengatasnamakan Kepala Desa Mekarsaluyu dan Cibeunyi, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung dipersoalkan.

Pasalnya, pembagian sembako jelang dan paska Lebaran itu diduga memiliki maksud terselubung.

Sebab, selain menerima bahan pokok, warga disebut turut diminta menandatangani pernyataan tertulis.
Demikian rilis media yang dikirim ke redaksi oleh Ketua Umum
Ormas Paska Mesima Ormas Persadaan Masyarakat Karo Merga Singarimbun ras Anak Beruna yang dikomandoi Advokat Kondang, Tonin Tahta Singarimbun, SH.

Dalam momen pembagian sembako tersebut terdapat beberapa keganjilan dan terkesan ada pemaksaan terhadap warga untuk membuat sebuah pernyataan tertulis,” ujar Tonin Tachta.

Menurut Tonin, sejak awal keganjilan aksi sosial itu telah nampak.

Ketika membagikan kupon untuk ditebus dengan sembako, sebagian warga yang memperoleh kupon tak bisa menukarnya.

Tonin menduga, hanya warga tertentu yang telah ditentukan yang bisa memperoleh sembako.

Sementara yang mendapat sembako, tidak hanya menukar kupon, mereka juga menyertakan KTP dan menandatangani sebuah formulir.

“Warga harus terlebih dahulu diverifikasi dengan memberikan fotokopi KTP dan membubuhkan tanda tangan,”

“Menurut warga ada rangkapnya dan tidak membaca apa kalimat di atas atau di bawah formulir rangkap, yang dibagikan tersebut,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *