Pengamat Militer Wibisono: Pemindahan Ibu kota mengancam NKRI

 

Pengamat Militer, Wibisono, SH, MH

 

Jakarta, Wacana pemindahan ibu kota ke pulau kalimantan masih saja diperdebatkan publik, terutama tentang kajian teknis, kajian ekonomi dan yang paling penting kajian Pertahanan dan keamanan, Mabes TNI sudah membuat Kajian Pemindahan ibu kota ini,dan hasilnya sudah ada.

Menurut Pengamat Militer Wibisono,SH,MH menyatakan ke awak media di jakarta (23/8/2019) Mengutip kesimpulan dari kajian mabes TNI sebagai berikut:

1.Kondisi jakarta saat ini sebagai ibu kota negara dan pusat pemerintahan dinilai kurang layak.
2.Pemindahan ibukota memerlukan Anggaran dan effort yang besar.
3.Pemindahan ibu kota akan diikuti oleh pemindahan pusat pemerintahan,Mabes TNI dan Mabes 3 angkatan beserta sarpras dan kesatuan kodal yang melekat sebagai pengamanan ibukota dan VVIP.
4.Penyesuaian Rencana strategis TNI akan dikaji lebih mendalam.

Dengan kajian Mabes TNI tersebut,persoalan Pertahanan dan Kemananan tidak mudah untuk di laksanakan dengan cepat,apalagi terkait sarana dan prasaranya, ujar Wibi.

Dari kajian Mabes TNI keputusan perpindahan ibu kota,saya berharap sudah melalui proses kajian holistik dan menyeluruh. Termasuk aspek pertahanan, keamanan, dan faktor-faktor strategis esensial lainnya.

“Karena memindah ibu kota bukan seperti rombongan yang mau kemping pindah tempat,” ujar Wibi

Wibi menegaskan, perpindahan ibu kota merupakan persoalan yang mutlak sebagai produk keputusan politik yang keluar dari proses kajian mendalam di semua aspeknya untuk kepentingan NKRI jangka panjang. Oleh karena itu perpindahan ibu kota harus meliputi berbagai hal baik dalam kontek konstalasi domestik, regional maupun internasional.

“Jika tidak demikian, maka itu sama saja ‘bunuh diri’. Membawa NKRI pada kondisi yang rawan ancaman dalam semua bidang. Termasuk aspek pertahanan dan keamanan,” tegasnya.

Menurutnya, kepindahan ibu kota juga bukan kebutuhan mendesak. Oleh karena itu pemerintah harus menjelaskan rencana kepindahan ibu kota yang diwacanakan kepada rakyat. Apa alasan yamg mendesak untuk pemindahan ibu kota negara?, kata Wibi

“Rakyat perlu dilibatkan, jika perlu digelar referendum guna meminta persetujuan rakyat. Selain itu pemeritahan Jokowi harus menjelaskan argumentasi strategisnya kenapa ibu kota harus pindah,” paparnya

*Aspek Pertahanan dan Keamanan*

Masalah pertahanan dan keamanan merupakan bagian terpenting dari pemindahan ibukota. Karena akibat perpindahan ibu kota akan terjadi dampak sosial yang sangat besar. Pergeseran ibu kota dapat membantu untuk percepatan pembangunan daerah tersebut dan sekitarnya dan menggeser roda ekonomi.

“Efek dominonya pasti akan terjadi. Sudah pasti akan terjadi penurunan, walaupun kita belum bisa pastikan berapa persen. Kalau dari sisi keamanan nasional saya rasa TNI bersama dengan Polri sudah mengantisipasi dengan baik,” tandasnya.

Menurutnya, wacana pemindahan ibu kota bukanlah sesuatu yang baru. Karena isu pemindahan ibu kota sudah diangkat sejak puluhan tahun yang lalu. Dalam beberapa segi dan memperhatikan kondisi Jakarta saat ini memang sudah dianggap perlu untuk melakukan pemindahan ibu kota,tapi apa mesti keluar jawa?,tanya Wibi

“Hanya saja memang perlu dipikirkan ke mana akan dipindahkan, dampak politik, ekonomi, budaya serta sosial kemasyarakatan juga perlu diperhatikan,saya berpikir pemindahan sebaiknya tetap dipulau jawa dengan pertimbangan wilayah dan komplesitasnya”, pungkas wibisono.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *