Perjanjian Kerjasama Walepay dan Yayasan Alquds

 

Perjanjian Kerjasama Walepay dan Yayasan Alquds

 

Jakarta, Setelah Mou antara Perusahan Fintech Walepay dengan Yayasan Alquds Volunteer pada pekan lalu, maka pada hari rabo (30/10/2019) telah ditanda tangani Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk mewujudkan program digitalisasi transaksi non tunai untuk komunitas relawan kemanusiaan Palestina, salah satu yang dikerjasamakan adalah bergerak dalam bidang kemanusiaan untuk membantu pengungsi di palestina, “Hari ini kita telah menandatangani PKS untuk program digitalisasi pengurus dan relawan kemanusian serta donasi lewat aplikasi walepay”, ujar Ceo Walepay William Japari menyatakan ke awak media di kantor walepay tomang jakarta barat rabo pagi (30/10/2019).

Perjanjian Kerjasama ini telah ditanda tangani antara Ceo Walepay Indonesia William Japari dengan ketua Yayasan Alquds Volunteer Indonesia Dani Syahid, dalam PKS tersebut kedua belah pihak bersepakat untuk pengembangan potensi bisnis fintech dalam mendukung program kemanusiaan di palestina, yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran sekaligus meningkatkan penggunaan transaksi non tunai untuk para relawan palestina dan pengembangan aplikasi donasi lewat walepay.

 

Kartu walepay versi Yayasan Alquds

 

“Alhamdulillah kita hari ini (30/10) bisa bekerjasama dengan walepay, karya anak bangsa yang perlu kita dukung bersama, dan pada tanggal 5 desember 2019 yang akan datang kita akan ajak Youtuber nomer wahid di Asia yaitu ‘Atta Halilintar’ untuk mengunjungi pengungsi palestina di masjid Aqsa”, ujar Dani.

Program kemanusiaan palestina ini sudah dijalani yayasan Alquds selama setahun terakhir, dan yayasan ini juga akan mendigitalisasi terhadap penggunaan instrument non tunai bagi pengurus dan para relawannya, sehingga berangsur-angsur komunitas yang dibina oleh yayasan dapat menggunakan instrument non tunai ( less cash society/LCS ).

Sementara itu komisaris walepay Wibisono menambahkan,”saya mendukung dan mengapreasiasi terhadap yayasan Alquds yang masuk di program aplikasi Walepay, terutama di dunia kemanusiaan di palestina, kerjasama ini hadir menjawab tantangan dengan sejumlah inovasi teknologi digital yang dikembangkan walepay, dalam perjanjian kerjasama inipun telah di luncurkan kartu walepay co branding dengan Yayasan Alquds.”

Maraknya gerakan nasional non tunai ini, memberi dampak positif kepada masyarakat. Selain cepat, efisien dan aman, sesuai dengan perkembangan teknologi digital.

“ Walepay, turut mendukung kemajuan masyarakat dalam mengedukasi uang digital untuk mendorong masyarakat Indonesia dan internasional menjadi Cashless Society, ” kata Wibi

Lanjut william berharap, masyarakat Indonesia dapat mengenal dan menjalankan gerakan non tunai, tanpa dibatasi jarak dan waktu ketika ingin menabung dan mencairkan uang di ATM.

Saat ini walepay juga sedang mengembangkan pelayanan digitalnya di dunia pendidikan, suatu program ‘smart school’ untuk anak sekolah dari mulai SD sampai SMA.

“Program aplikasi baru kami namakan “Walepay EduNation” bertujuan mendorong instansi Pendidikan untuk memiliki cashless ecosystem dan memberdayakan siswa supaya memiliki financial literacy,” kata william

Program “Edu-Nation’ tersebut adalah :
1.Sebagai sarana pembelajaran bagi siswa mengenai financial literacy dan transaksi non tunai.
2.Sebagai sarana bagi sekolah untuk mengaplikasikan teknologi finansial secara efektif dan efisien.
3.Membantu sekolah dalam mengelola berbagai transaksi non tunai dengan mudah, cepat dan aman.

Kedepan walepay akan menjadi solusi yang efektif, senantiasa berpijak pada kebutuhan, tantangan, serta harapan masyarakat Indonesia. Kenyamanan, kemudahan, kecepatan dan keamanan dalam melakukan transaksi dengan menggunakan WalePay akan selalu menjadi fokus kita, pungkas William.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *