Pernyataan Ketua Umum Poros Pemuda Anti Korupsi

 

Peristiwa OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang dilancarkan oleh KPK terhadap wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham, baru-baru ini menyimpan tanda tanya besar bagi publik.

Pasalnya, dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, selain Eni Maulani Saragih, KPK juga telah mengamankan delapan orang yang terdiri atas unsur swasta, staf ahli, dan sopir dengan barang bukti uang sejumlah Rp 500 juta. Sedangkan Idrus Marhan sebagai pemilik rumah, tempat berlangsungnya peristiwa tersebut tidak diamankan/diperiksa oleh KPK sebagai tersangka.

 

Hal ini mengindikasikan bahwa peristiwa OTT yang dilancarkan oleh KPK teraebut dilakukan dengan cara-cara yang tidak adil (berat sebelah). Seharusnya, sebagai lembaga penegak hukum dalam hal pemberantasan korupsi, KPK harus mengamankan Idrus Marhan sebagai tersangka karena diduga telah menfasilitasi terjadinya transaksi suap tersebut.

Di sisi lain, Idrus Marhan juga pernah diperiksa oleh KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan anggaran pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang berasal dari APBN-P tahun anggaran 2016 senilai Rp 1,2 Triliun.

Maka dengan ini kami dari POROS PEMUDA ANTI KORUPSI (PPAKI) mengundang Pemimpin Redaksi Media Cetak, Elektronik, dan Online
Serta rekan-rekan wartawan untuk meliputi aksi kami yang akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Senen, 16 Juli 2018
Waktu: 10.00 – selesai
Tempat: Gedung KPK RI
Tuntutan:
1). Meminta kepada KPK untuk segera memeriksa Mensos Idrus Marhan.

2). Mendesak KPK untuk segera menetapkan Mensos Idrus Marhan sebagai tersangak karena diduga menfasilitasi terjadinya transaksi suap di rumahnya.

3). Meminta Presiden agar segera mencopot Idrus Marhan sebagai Menteri Sosial.

Demikian undangan peliputan aksi ini kami buat, atas kehadirannya kami sampaikan terima kasih.

Hormat;
Al Kahfi
(Ketua Umum Poros Pemuda Anti Korupsi).
Cp. +62 823-3155-1682

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *