PERSATUAN LIGA MUSLIM INDONESIA SERUKAN JUMAT AKBAR

*SERUAN AKSI JUM’AT AKBAR*

*PERSATUAN LIGA MUSLIM INDONESIA*

*#SAVE PALESTINA* *#UMAT ISLAM KEPUNG KEDUBES AUSTRALIA*

Pemerintah, rakyat dan umat Islam Indonesia akan selalu jadi yang pertama dan terdepan mendukung kemerdekaan Palestina dan menentang Israel. Alinea pertama pada UUD 1945 bukti nyata keteguhan dan tekad Indonesia menegakkan kemerdekaan dan menentang penjajahan. “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” Pernyataan ini tidak hanya tekad bangsa Indonesia untuk merdeka, tetapi juga berdiri di barisan paling depan untuk menghapus penjajahan di muka bumi, khususnya di Palestina.

Pengakuan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan upaya pemindahan kedutaan besarnya dari Tel Aviv Israel ke Yerusalem sebagai tindakan aneksasi lanjutan atas Palestina. Jelas juga melanggar hukum Internasional (Resolusi PBB No 181 tahun 1947) bahwa Yerusalem sebagai kota dibawah pengawasan Internasional.

Segala bentuk rencana pemindahan kedutaan besar dari Tel Aviv ke Yerusalem harus kita tolak dan kecam. Begitu juga kami mengecam keras dan menolak rencana pemindahan Kedutaan Besar Australia yang ada di Tel Aviv ke Yerusalem seperti yang dilakukan Amerika Serikat (AS). Meski kini jadi ‘Kota Internasional’, Jerusalem belongs to Palestine, Not Israel.

Umat Islam Indonesia dan Internasional harus bersatu bergerak menolak dan melawan rencana pemindahan Kedubes Australia ke Yerusalem. Umat Islam satu-satunya harapan nyata untuk kemerdekaan Palestina. Jika mengaku ingin bela Islam, maka bantulah saudara-saudara kita di Palestina agar merdeka dari penjajahan Israel.

Hal inilah yang harus ditunjukkan para alumni 212. Daripada melakukan reuni, alumni 212 seharusnya ikut bareng kami kepung dan duduki kedubes Australia di Jakarta menentang rencana pemindahan Kedubesnya di Tel Aviv ke Yerusalem. Ini adalah bukti nyata dari perjuangan selanjutnya umat Islam dan juga alumni 212. Kami mengajak para alumni 212 kepung dan duduki Kedubes Australia. Jadikan lokasi reuni perjuangan 212 membela Islam melawan penjajahan di Palestina.

Kita juga mengecam keras pernyataan Prabowo yang menghargai Australia memindahkan kedutaannya sebagai hak dan kedaulatan negara tesebut. Pernyataan Prabowo sangat melukai hati seluruh rakyat Indonesia khususnya umat Islam. Pernyataan yang keluar dari Prabowo miris menciderai konsistensi perjuangan Indonesia atas kemerdekaan rakyat Palestina. Prabowo seperti tidak tahu sejarah. Seperti menafikan jalinan hubungan bersejarah perjuangan Indonesia dengan Palestina.

Maka dari itu kami umat Islam dan rakyat Indonesia yang tergabung dalam *Persatuan Liga Muslim Indonesia* akan melakukan aksi:

Hari/Tanggal: *Jum’at, 30 Nopember 2018.*
Jam: *13.30 wib*
Tempat: *Kedubes Australia*
Tuntutan:

1. Menolak dan mengutuk rencana pemindahan Kedubes Australia di Tel Aviv ke Yerusalem.
2. Stop Penjajahan Israel Atas Palestina. Kemerdekaan Palestina Harga Mati.
3. Mengutuk keras pernyataan Prabowo dan harus minta maaf kepada umat Islam/Rakyat Indonesia.
4. Kami ajak Alumni 212 kepung kedubes Australia jangan sibuk urus reuni.

Jakarta, 30 Nopember 2018

PERSATUAN LIGA MUSLIM INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *