Pro kontra pernyataan Ketua PBNU Agil Siradj timbulkan Keresahan umat Islam

Ketua Pendiri Garda Pas: Ketua PBNU Said Aqil Siradj dan Wapres Jusuf Kalla.

 

Jakarta,Pernyataan ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj Dalam acara Harlah ke-73 Muslimat NU di GBK, Jakarta, meminta kader-kader NU mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat. Dia mendorong kadernya berperan di segala sektor, mulai peran agama, peran akhlak, peran kesejahteraan hingga peran politik.

Said Aqil menyebut imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, harus dari NU. Kalau dipegang selain NU salah semua. Pernyataan ini menimbulkan kontroversi,ujar Wibisono.

Wibisono mengatakan Apa yang disampaikan oleh said agil dalam acara tersebut bahwa imam masjid,khatib dikuasai oleh warga nahdhiyin sungguh tidak patut pernyataan itu keluar dari seorang ketum PBNU, ” ingat NU dalam skala besar dengan para pendiri bangsa sangat bersikap arif dan bijaksana demi bangsa dan negara,
NU selama ini bisa menerima perbedaan dalam rangka merumuskan pancasila, bahkan kembali ke asas tunggal itupun demi bangsa dan negara.”,ujar wibi.

Selain pro kontra dari beberapa tokoh agama,Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pun angkat bicara.

Jusuf Kalla yang ditemui di kantornya, mengatakan, Said Aqil Siradj harus melakukan klarifikasi atas pernyataannya itu.

Jusuf Kalla mengkhawatirkan, jika tak dilakukan klarifikasi segera, maka akan menimbulkan salah kaprah lanjutan.

“Ya (khawatir). Tentu harus diklarifikasi. Saya yakin beliau (Said Aqil Siradj) arif untuk mengklarifikasi bahwa dalam hukum agama tidak terbatas hanya dari NU contohnya, tapi yang lain juga,” ujar Jusuf Kalla di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).

[29/1 20.33]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *