SEDULUR JOKOWI DAN SEKBER SOLO RAYA BERSATU UNTUK MEMENANGKAN JOKOWI-MA’RUF AMIN PADA PILPRES 2019

 

Solo.Bersamaan para relawan Jokowi ini dikemas dalam bentuk acara flashmob kebangsaan untuk NKRI. Kegiatan yang digelar pada minggu pagi, 27 januari 2019 ini sangat sukses .

Menurut Baningsih ketua koordinator sekber solo raya yang sekaligus Ketua DPD Sedulur Jokowi Jawa Tengah, acara ini sangat sukses dan unik.Pasalnya acara ini dihadiri 5.000 massa lebih, sambil membawa tiang bendera ukuran 90×60 sebanyak 5.000 bendara yang kemudian di tancapkan mengelilingi benteng vastenburg.

 

Di samping itu acara ini dihadiri oleh Ketum TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, dihadiri keluarga pak Jokowi yaitu ibu Soedjiatmi Notomiharjo  Ibunda pak Jokowi dan 2 adik kandung pak Jokowi, mbak titk relawati dan mbak iit sriyantini.

Selain itu juga hadir para ketua partai koalisi pendukung Jokowi-ma’ruf amin dan para ketum sekber relawan Jokowi solo raya sebanyak 35 relawan, seperti Prof Dr. H. Paiman Raharjo Ketum Sedulur Jokowi dan Kelik Wirawan Ketum GK /Galang Kemajuan.

Lebih lanjut Baningsih menuturkan,  bahwa kegiatan ini sebagai ajang konsolidasi para relawan pendukung jokowi yang ada di Solo Raya, kurang lebih 35 organ relawan. Semua relawan harus bersatu padu menggalang kekuatan untuk memenangkan Jokowi menjadi Presiden 2019-2024.

Selain itu kita harus berani mengobarkan semangat merah putih untuk melawan kekuatan orde baru yang hendak berkuasa kembali,kita harus menangkan Jokowi tegas Baningsih.

Ketum sedulur Jokowi Prof. Dr. H. Paiman Raharjo.

 

Di kesempatan lain, Ketum sedulur Jokowi Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, mengatakan bahwa seluruh relawan Jokowi harus tetap solid, semangat, bersatu dan bahu membahu mengalang kekuatan untuk pemenangan Jokowi,jangan ada relawan yg merasa paling hebat diantara yang lainya tutur Paiman.

Lebih lanjut Paiman berpesan agar relawan bisa menjawab dan menjelaskan segala isu yg dialamatkan ke pak Jokowi seperti isu pki, isu hutang, isu antek asing, isu import beras, isu pertumbuhan ekonomi jeblok/lambat dan mengimport tenaga asing jutaan, ini semua berita hoax, oleh karena itu kita semua harus bisa menjelaskan berdasarkan data yang benar,jelas paiman.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *