Sejumlah Kepala SMAN Bekasi dipanggil Ombudsman RI, termasuk Kepala SMAN 1, Ardin

Sejumlah Kepala SMAN Bekasi dipanggil Ombudsman RI, termasuk Kepala SMAN 1, Ardin

BEKASI, MAJALAHCEO.COM – TIDAK Ada perubahan, pemeriksaan akan dilakukan dilantai 3, (berlangsung-red) dari pagi sampai sore ya. Ada beberapa (SMA Negeri) yang di Kota Bekasi (dipanggil-red).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Wilayah Jakarta Raya, Teguh P. Nugroho saat ditanya awak media melalui sambungan telepon selulernya pada, Selasa (9/7/2019) petang.

Dalam surat pemanggilan Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya dengan Nomor B/381/LM.21-34/VII/2019, ditujukan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1, 2 dan 3 tersebut, pihak Ombudsman RI memerintahkan para pejabat di sekolah-sekolah terkait untuk hadir memenuhi panggilan pada hari Rabu, 10 Juli 2019 pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di ruang rapat perwakilan lantai 3 kantor Ombudsman RI, di Jalan HR Rasuna Said Kavling C-19 Jakarta Selatan.

Berdasarkan data yang dihimpun para wartawan, pemanggilan oleh Ombudsman RI ini sebagai tindaklanjut laporan pengaduan masyarakat mengenai dugaan penyimpangan prosedur dalam pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2019-2020 sesuai ketentuan Pasal 8 ayat 1 huruf D Undang Undang Nomor 37 Tahun 2008 Tentang Ombudsman Republik Indonesia.

Nugroho juga menjelaskan bahwa selain SMA Negeri di Kota Bekasi, pemanggilan juga dilakukan terhadap beberapa SMA Negeri di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor dan Depok. “Ada Bogor, ada Depok terus ada beberapa wilayah di Kabupaten Depok, Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri yang diduga melakukan penyimpangan prosedur dalam pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2019-2020, diantaranya SMA Negeri 1, SMA Negeri 2 Kota Bekasi, SMA Negeri 1 Cikarang Pusat, SMA Negeri 3 Babelan, SMA Negeri 7 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. SMA Negeri 3 Bogor, SMA Negeri 2 Gunung Putri, Kabupaten Bogor serta SMA Negeri 1, 4, 6 dan 8 Depok.

Sementara itu, pihak SMA Negeri 1 Kota Bekasi berdasarkan keterangan Security Sekolah, Maman S, Kepala Sekolah, Ardin beserta jajaran Wakasek, Kabag Humas, Uswah & Staf tengah mengelar Rapat Kerja (Raker) tertutup, yang diselenggarakan selama 2 hari bertempat di Aula SMA Negeri 1 Kota Bekasi. Bekasi.

“Mohon ma’af kami internal sedang ada kegiatan, InsyaAllah akan hadir,” kata Uswah, Humas SMA Negeri 1 Kota Bekasi ketika awak media memastikan terkait pemanggilan terhadap Kepala SMAN 1 oleh Ombudsman RI.[]red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *