TAKDIR BISA DIUBAH Oleh : Prof H.KRH.Paiman Raharja, M.M, M. Si

 

 

 

TAKDIR BISA DIUBAH
Oleh : Prof H.KRH.Paiman
Raharja, M.M, M. Si

 

Berdasarkan Al Quran dan Hadits bahwa takdir Allah bisa diubah.Untuk takdir yang sudah terjadi tidak bisa diubah, namun takdir ke depan atau yang akan datang bisa diubah atau diwiradati,sehingga nasib buruk manusia yang melekat sejak lahir, di masa yang akan datang bisa diubah menjadi nasib yang baik.Seorang muslim yang beriman sebaiknya perlu memahami takdir secara benar.

Takdir secara umum diistilahkan dengan istilah qodho’ dan qodar.
Qodho’ adalah sesuatu yang telah ditetapkan Allah pada makluknya.
Qodar adalah sesuatu yang telah ditetapkan Allah sejak Zaman Azali.
Dengan demikian qodar lebih dulu baru disusul dengan qodho’.

Macam takdir Allah menurut hadiist rosulullah riwayat HR. Bukhari Muslim antara lain :
1. Takdir Azali
Adalah ketetapan.
Allah sebelum
penciptaan langit dan
bumi.
2. Takdir Kitaabah
Adalah ketetapan
Allah saat pencatatan
perjanjian dengan
manusia (Adam) .
3. Takdir ‘Umri
Adalah ketetapan
Allah ketika
penciptaan nutfah di
dalam rahim,telah.
ditetukan jenis
kelamin manusia, ajal,
amal, susah
senangnya, jodohnya
dan rizkinya.
4. Takdir Hauli
Ketetapan Allah pada
malam lailatul qodar.
5. Takdir Yaumi
Ketetapan dan
penentuan terjadinya
takdir pada waktu
yang telah ditakdirkan
sebelumnya.

Sesuai ajaran Al Quran dan hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari Muslim dan HR. Imam Ahmad,bahwa takdir bisa diubah melalui cara:

1.Berdoa
2.Bersedekah
3.Bersilaturahmi
4.Bershalawat
5.Berusaha/Ihktiar
6.Berlapang dada
menerima kesalahan
7.Bermaaf-maafpan/
memaafkan orang lain
8. Berbakti kepada orang
tua

Itu beberapa menurut hadits yang saya ketahui, dan masih banyak hadits lain yang menjelaskan tentang takdir.
Saat saya belajar ngaji sama KH. Abdulrahman Wahid alias Gusdur, beliau mejelaskan bahwa apa yang telah ditetapkan Allah sebelumnya bagi manusia yakni takdir ‘Umri bisa ditetapkan kembali oleh Allah melalui Takdir Yaumi yakni penentuan terjadinya takdir pada waktu yang telah ditakdirkan sebelumnya.

Artinya tatkala lahir manusia nasibya buruk,dan manusia tersebut terus berusaha dan berdoa,maka Allah akan menakdirkan kembali manusia tersebut yang awalnya sejak lahir kehidupnnya buruk/miskin di ubah oleh Allah menjadi manusia yang nasibnya baik dalam kehidupannya.

Awalnya saya ragu mendengar penjelasan Alm Gusdur, dalam hati saya bertanya masa sih takdir bisa diubah.
Namun dengan rasa penasaran, saya menjalankan nasehat KH. Abdulrahman Wahid atau sering disapa Gusdur. Saya mulai rajin sholat fardu/wajib, sholat malam (tahajud, taubat dan hajad),setiap pagi antara pukul 7.00-11.00 saya sholat dzuha, saya rajin bersilaturahmi dengan kerabat/famili dan sesama manusia tidak membeda bedakan antara suku/ras maupun agama, saya berusaha untuk berbakti pada orang tua, saya rutin melakukan sedekah kepada orang lain dengan seadanya sesuai kemampuan saat itu, saya mulai mengikuti shalawatan di lingkungan tempat tinggal, malah saya masuk menjadi pengurus kelompok shalawat nariyah, saya sering merenung dan mawas diri serta berdoa dengan ruangan yang gelap, dan saya selalu berusaha memberi maaf kepada orang lain yang menyakiti diri saya walau berat rasanya.
Semua saya lakukan dengan iklas karena Allah SWT.

Dengan tanpa saya sadari,usaha pengetikan dan foto copy saya mulai maju, kemudian tahun 1997 saya sambil mengajar.

Masyaallah, derajat saya terus diangkat dan dimuliakan oleh Allah SWT. Sesuatu yang tidak saya bayangkan semua menjadi kenyataan, kebutuhan hidup yang sejak kecil sulit sekali dengan hidup penuh kekurangan, kini semuanya serba terpenuhi, sungguh Allah maha tinggi yang mampu mengangkat drajat hambanya dari limbah kehidupan yang buruk menjadi kehidupan yang baik.Saya sangat terharu, menangis dan bersyukur pada Allah SWT.

Awalnya saya merantau hanya berbekal lulusan SLTP, tahun 1984 saya menjadi tukang sapu/tukang kebun dan satpam di yayasan gembala baik jakarta, kini saya menjadi salah satu pimpinan perguruan tinggi ternama di jakarta dengan jabatan akademik tertinggi Guru Besar/Profesor. Dan kini saya mulai usaha sampingan dengan jual beli rumah atau tanah,sungguh anugerah yang luar biasa dari Allah SWT.

Saya menulis artikel ini bukan sombong atau untuk menonjolkan diri, tapi saya hanya ingin mengungkapkan contoh kisah hidup yang nyata tentang “takdir” bisa diubah, agar orang orang yang putus asa karena kehidupan yang buruk atau menderita, tetap punya motivasi dan semangat hidup. Sebab kehidupan yang buruk,susah, menderita atau miskin bisa diubah menjadi kehidupan yang bahagia atau kehidupan yang baik.

Dan semoga tulisan ini bermanfaat bagi kaum muslim khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *