UCAPAN SELAMAT PIMPINAN DAN REDAKSI MAJALAH CEO INDONESIA

 

 

 

SEGENAP PIMPINAN DAN REDAKSI MAJALAH CEO INDONESIA , MAJALAHCEO.COM

 

MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA :

BUPATI KULON PROGO

BAPAK HASTO WARDOYO

Akan Dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana Nasional (BKKBN). 

 

Pada Moment Indah ini ,kami mohon dukungan,saran dan kritik dari bapak Ibu Pemirsa Media cetak Majalah CEO INDONESIA dan media online  Majalahceo.com

Mohon juga doanya agar kami mampu bertahan dan bersaing dengan Media Nasional lainnya .dengan tekad dan semangat menjadi Garda terdepan dalam memberi informasi akurat aktual Tetap kreatif .

Kami bertekad dengan motto “TAJAM dan TERPERCAYA dan Berpegang pada Kebenaran, patuh pada aturan hukum yang berlaku dalam hal ini UU PERS NO 40 th 1999 sebagai payung hukumnya. .

Pemred
Dody m zuhdi

 

 

Profil. Dr. Hasto. wardoyo.

Dr. Hasto Wardoyo, SP. OG.(K) (lahir di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, 30 Juli1964; umur 54 tahun) adalah bupati Kulon Progo yang menjabat pada periode 2011-2016. Sebelum menjadi Bupati, Hasto Wardoyo dikenal sebagai dokter dan pengusaha bidang jasa kesehatan.

Dr.
Hasto Wardoyo
ꦲꦱ꧀ꦠꦮꦂꦢꦪ
,SP.OG.(K)

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo

[[Bupati Kulon Progo]]

Mulai menjabat
2011

Gubernur, Hamengkubuwana X

[Wakil Bupati Kulon Progo|Wakil]]Sutedjo

PendahuluToyo Santoso DipoInformasi

PribadiLahir,26 Maret 1964
Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

Kebangsaan Indonesia

PasanganDwikisworo Setyowireni

AlmamaterUniversitas Gadjah Mada

Profesi Dokter

Situs webhttp://www.dokterhasto.com.

 

Pada Pemilihan Kepala Daerah Langsung tahun 2011, Ia bersama pasangannya Sutedjo yang didukung PDIP, PAN, dan PPP berhasil memenangkan pilkada Kulon Progo dengan perolehan suara sebesar 46.29 persen dari jumlah pemilih. Pasangan ini mengalahkan tiga pasangan lainnya yakni Sarwidi – Hartikah (5.83%) yang didukung PKB, Mulyono – A. Sumiyanto (29.15%) yang didukung gabungan Partai Demokrat dan PKS dan pasangan Suprapta – Soim (18.74%) yang diusung Golkar, Gerindra, PKPB, PDK dan PKNU.[1]. Ia dilantik sebagai Bupati Kulonprogo pada 24 Agustus 2013.

Hasto Wardoyo terkenal karena berbagai inovasinya dalam memimpin Kulonprogo. Pada tahun 2012, untuk mengangkat perekonomian Kabupaten Kulonprogo, Hasto Wardoyo meluncurkan program “Bela & Beli Kulonprogo”.

 

Gerakan dimulai dengan mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan pelajar dan PNS di sana mengenakan seragam batik gebleg renteng, batik khas Kulonprogo, pada hari tertentu. Ternyata, dengan jumlah 80.000 pelajar dan 8.000 PNS, kebijakan ini mampu mendongkrak industri batik lokal. Sentra kerajinan batik tumbuh pesat, dari cuma 2 menjadi 50-an.(?)

Selain itu Hasto mewajibkan setiap PNS membeli beras produksi petani Kulonprogo, 10 kilogram per bulan. Bahkan beras raskin yang dikelola Bulog setempat, kini menggunakan beras produksi petani Kulonprogo. Hasto juga membuat PDAM mengembangkan usaha, dengan memprodusi air kemasan merk AirKu (Air Kulonprogo). AirKu kini menguasai seperempat ceruk pasar air kemasan di Kulonprogo. Berbagai kebijakan lewat program Bela dan Beli, ternyata mampu menurunkan angka kemisikinan di Kulonprogo, dari 22,54 persen pada 2013 menjadi 16,74 persen pada 2014 (data Bappeda).[2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *